Monday, October 12, 2009

Belum juga tidur

Benda-benda langit palsu yang semestinya bersinar dalam gelap di langit-langit kamar saya sudah tak bercahaya sejak tadi. Kehabisan simpanan cahaya. Bob Dylan dan temannya, perempuan, mendendangkan 'Oh, Sister' yang entah kenapa membuat saya langsung terharu mendengarkan kalimat-kalimat ini (dan ingatan mulai melayang-layang):

"oh sister am I not a brother to you?"

"oh sister when I come to knock on your door, don't turn away, you create sorrow"

"we grew up together from the craddle to the grave, we die and we're reborn and then misteriously saved"


Apa yaa..jadi ingat kakakku yang jauh. Seringkali, kalau datang ke rumah, kalimat keduanya setelah "Assalamualaikum" adalah "beby mana, Ma?". Dan biasanya dijawab dengan "udah tidur", padahal di kamar saya yang gelap, saya masih sulit memejamkan mata. Apalagi dengan adanya yg menggenang tiba-tiba di pelupuk mata.

Ingat "temen ngobrol" waktu SMA dulu (iya, belum zamannya SMU). Ingat bahwa dulu kami pernah menarik perhatian seorang bapak dengan obrolan kami tentang Darwin, di perjalanan pulang sekolah. Ingat saya pernah bertanya padanya kenapa orang mengeluh saat angkotnya masuk pom bensin, dan dia bilang pertanyaan saya nggak logis. :-) Sekarang koneksi sudah putus sama sekali. :'(

Ingat juga waktu beli kaset Oom Bob ini di Cinere Mall, kebetulan aja sih, didorong rasa ingin tahu akan kebesaran namanya. Dan saya langsung suka 'Oh, Sister'. Oiya, kami ke sana sepulang kuliah dengan maksud mau nonton bareng film Titanic!! Kehabisan tiket, lalu mampir ke toko kaset. Haha.

No comments: